Banda Aceh, Jumat (26/09) – Upaya serius Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum YPUI Banda Aceh dalam menumbuhkan budaya literasi semakin terlihat dengan suksesnya program "One Week One Book" (Satu Buku Satu Minggu). Program ini tidak hanya menantang siswa untuk membaca satu buku dan membuat resensi setiap pekan, tetapi juga memberikan penghargaan secara periodik untuk menjaga motivasi peserta.
Kali perdana, apresiasi bagi pembaca paling konsisten dan berkualitas diberikan hari ini, usai pengajian pagi, di hadapan seluruh civitas akademika madrasah.
Penghargaan tertinggi periode ini diserahkan kepada ananda Bilal as Shifqi dan Annaya atas dedikasi luar biasa mereka. Keduanya dinilai unggul dalam tiga kriteria utama: konsistensi
dalam menyelesaikan resensi mingguan, kualitas dan kedalaman buku yang dipilih, serta daya analisis kritis yang tertuang dalam resensi.
Kepala Perpustakaan MA Darul Ulum, Dina Amanda, menyatakan bahwa pemberian apresiasi secara berkala setiap Jumat pagi merupakan strategi untuk mengintegrasikan kegiatan literasi dengan nilai-nilai keagamaan dan disiplin madrasah.
"Literasi bukan sekadar membaca, tapi proses mencerna ilmu. Kami sangat bangga dengan Bilal dan Annaya. Mereka membuktikan bahwa kedisiplinan dan kecintaan pada ilmu bisa berjalan seiring. Apresiasi ini adalah pengakuan atas kerja keras mereka," tutur Dina Amanda.
Sementara itu, Kepala Madrasah MA Darul Ulum YPUI Banda Aceh, Mariani, S.Ag., MA, menggarisbawahi pentingnya budaya literasi di lingkungan pendidikan Islam.
Selamat kepada Bilal dan Annaya, yang telah menjadi teladan literasi bagi teman-temannya. Perpustakaan adalah jantung madrasah, dan program 'One Week One Book' ini adalah denyut nadinya. Kami berharap kegiatan ini akan terus berlanjut, mencetak generasi yang haus akan ilmu dan mampu bersaing dengan wawasan yang luas," tutup Mariani, S.Ag., MA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar